MoU KPI Aceh dan USM: Langkah Nyata Literasi Media di Aceh
Banda Aceh, LLDikti13 — Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh bersama Universitas Serambi Mekkah (USM) menggelar kegiatan Literasi Media di Aula Dr. Mr. Teuku H. Moehammad Hasan USM, Rabu (15/05/2025). Acara ini dihadiri oleh 70 mahasiswa dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kegiatan tersebut merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap penggunaan media digital secara bijak di tengah arus informasi global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor USM Dr. Teuku Abdurahman, S.H., Sp.N, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominsa) Aceh Marwan Nusuf, B.H.Sc., M.A., Wakil Rektor II USM Dr. Saifuddin Yana, M.Si, Wakil Rektor IV USM Dr. Jalaluddin, M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam USM Rahmadon, M.Ed., Ph.D., perwakilan Bank Aceh M. Iqbal Husein, Ketua KPI Aceh Muhammad Harun, S.H.I., Wakil Ketua KPI Aceh Acik Nova, S.Pd.I., serta anggota KPI Aceh Samsul Bahri, S.E., M. Reza Fahlevi, M.Sos., Murdeli, S.H., dan Ahyar, S.T., beserta para dosen Fakultas Agama Islam USM.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor USM Dr. Teuku Abdurahman, S.H., Sp.N., dengan Ketua KPI Aceh Muhammad Harun, S.H.I. Selain itu, Perjanjian Kerja Sama (PKS) juga disepakati antara Koordinator Bidang PKSP KPI Aceh M. Reza Fahlevi, M.Sos., dan Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam USM Dr. Muhammad Syarif, S.Pd.I., M.A. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat edukasi media di kalangan mahasiswa.
Wakil Rektor II USM, Dr. Saifuddin Yana, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terjalinnya kerja sama antara USM dan KPI Aceh. “Kami menyambut baik terwujudnya MoU dan PKS ini. Kami harap kerja sama ini bukan hanya menjadi dokumen seremonial, tetapi juga berlanjut dalam bentuk kegiatan nyata seperti program magang mahasiswa USM di kantor KPI Aceh,” ujarnya.
Kadis Kominsa Aceh, Marwan Nusuf, B.H.Sc., M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi media di era digital. “Kita hari ini tidak bisa mengelak dari media digital. Media sosial seperti pisau bermata dua, jika digunakan secara positif, maka hasilnya positif; tetapi jika digunakan secara negatif, maka dampaknya pun negatif,” ujarnya. Marwan juga mengingatkan bahwa jejak digital bersifat permanen, sehingga penting bagi generasi muda untuk berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial.
Marwan berharap kegiatan Literasi Media yang didukung oleh Bank Aceh ini bisa diperluas ke berbagai tempat lainnya. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan positif.
Ketua KPI Aceh Muhammad Harun, S.H.I., menambahkan bahwa Literasi Media merupakan bagian dari tugas utama KPI di era digital. “Kami berharap revisi Undang-Undang Penyiaran segera disahkan, karena media baru seperti TikTok, Instagram, dan lainnya saat ini belum terawasi,” katanya. Harun berharap generasi muda, khususnya mahasiswa, dapat menjadi agen informasi yang baik dan positif di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Dr. Muslem Daud, M.Ed., menyampaikan bahwa kegiatan bertema Literasi Media: Era Digitalisasi di Kalangan Generasi Muda Aceh diikuti oleh 70 mahasiswa dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam. “Ini adalah kegiatan kolaboratif yang sangat positif,” tuturnya.
Acara tersebut turut diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber, yakni Acik Nova, S.Pd.I. (KPI Aceh), M. Iqbal Husein (Bank Aceh), dan Dr. Muhammad Syarif, S.Pd.I., M.A. (USM), dengan moderator Samsul Bahri, S.E., selaku Komisioner KPI Aceh.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga penyiaran dalam menciptakan masyarakat yang cerdas bermedia.
(Sumber : USM)