Dr Rizal Munadi Kepala LLDikti Wilayah Aceh

BANDA ACEH – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Ir Suharti MA PhD, atas nama Menristekdibud, melantik Dr Ir Rizal Munadi MM MT sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII Aceh Periode 2022-2026, Selasa (7/6/2022).

Dosen Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) itu dilantik bersamaan dengan beberapa pejabat lain di Graha Utama Gedung Ki Hadjar Dewantara Lantai 3 Kemendikbudristek, Jakarta.

Rizal Munadi menggantikan Prof Dr Faisal SH MHum (Dosen Fakultas Hukum USK) yang menjabat sebagai Kepala LLDikti Wilayah XIII sejak tahun 2018 hingga 2022.

Pelantikan Kepala LLDikti Wilayah XIII itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 20/MPK.A/KP.07.00/2022.

Rizal Munadi merupakan orang ketiga yang menduduki jabatan Kepala LLDikti Wilayah XIII sejak lembaga itu dibentuk tahun 2013 lalu.

Saat masih bernama Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XIII, koordinator pertamanya adalah Prof Dr Jamaluddin Idris MEd dari Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry.

Kemudian, Kopertis Wilayah XIII berubah nama menjadi LLDikti Wilayah XIII dan dipimpin oleh Prof Dr Faisal A Rani SH MHum dari Fakultas Hukum USK.

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, kemarin, pejabat lain yang dilantik pada saat bersamaan adalah Ketut Wiradnyana sebagai Peneliti Ahli Utama di Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; Dady Mairuhu sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon Periode 2022-2026; Joko Sutopo Sugeng Hartono sebagai Direktur Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong Periode 2022-2026; Iskhaq Iskandar selaku Kepala LLDikti Wilayah II; Afdalisma sebagai Kepala LLDikti Wilayah X; serta Munawir Sadzali Razak sebagai Kepala LLDikti Wilayah XVI.

Sekjen Kemendikbudristek, Dr Suharti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LLDikti perlu melakukan pembinaan dan pendampingan dalam mengawal implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka agar dapat diaplikasikan oleh seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Selanjutnya, kata Suharti, pengelolaan dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang sangat besar harus dipastikan tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

Untuk itu, sambung Sekjen Kemendikbudristek, LLDikti harus memiliki tata kelola yang baik dan akuntabel sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Suharti menambahkan, pengurusan perizinan dan pembukaan perguruan tinggi dan program studi yang saat ini menjadi tanggung jawab LLDikti harus mampu memberikan pelayanan yang mudah dan akuntabel sehingga pengelola perguruan tinggi dapat terlayani dengan baik.

Menurutnya, LLDikti juga harus mengambil peran dalam memitigasi konflik yang terjadi di dalam perguruan tinggi sehingga perguruan tinggi dapat melaksanakan perannya dengan baik.

Ia mengingatkan, tantangan perguruan tinggi untuk dapat memiliki SDM unggul mengharuskan semua elemen berkolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak.

Untuk itu, sebut Suharti, LLDikti harus mampu menjadi penggerak dan pendorong terciptanya kerja sama antara perguruan tinggi dengan berbagai pihak, khususnya dunia usaha dan dunia industri.

Pada akhir sambutannya, Suharti mengingatkan kepala LLDikti untuk memahami peran dan fungsinya dengan baik serta melakukan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas SDM pegawai sehingga semua pegawai memahami tugas dan fungsinya.

Dengan demikian, diharapkan akan berdampak secara kolektif untuk peningkatan kualitas SDM Kemendikbudristek.

“Selain itu, kebijakan-kebijakan yang baik dan sudah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya dapat diteruskan serta komunikasi antarpimpinan baru dan yang lama harus dapat dijaga dengan baik,” tutup Suharti.¬†(dik)

Sumber klik disini

Leave a Reply