Pendampingan Penyusunan Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0 Tahap II

Dalam rangka mewujudkan Perguruan Tinggi Swasta yang berkualitas dan berdaya saing di kancah nasional, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII melaksanakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0 Tahap II bagi Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII yang saat ini belum memiliki Akreditasi Peguruan Tinggi. Kegiatan ini dilakukan dalam mempersiapkan dokumen-dokumen borang Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0 diantaranya Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) yang diperlukan untuk di unggah ke Portal SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi On-line) sebagai bahan Penilaian oleh Asessor dari BAN-PT maupun LAMPT-Kes.

Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XIII, Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum. pada Minggu (23/7) di Aula Hotel Shafira, Sigli. Dalam sambutannya beliau menyampaikan masih sangat banyak Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII yang belum memiliki Akreditasi Perguruan Tinggi. Sampai dengan saat ini Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki Akreditasi hanya berjumlah 39 PT. Sementara 60 PT lainnya masih berstatus “Belum Memiliki Akreditasi”. Harapannya dalam kegiatan ini dapat membantu Perguruan Tinggi yang saat ini “Belum Memiliki Akreditasi” untuk dapat menyusun dokumen borangnya dengan baik untuk di unggah ke Portal SAPTO dan segera memiliki Sertifikat Akreditasi yang diberikan oleh Ban-PT maupun LAMPT-Kes.

Berhadir dalam kegiatan tersebut Dr. drh. Rinidar, M.Kes. dan Dr. Syifaul Huzni, S.T., M.Sc. yang merupakan Tim Ahli dari LP3M Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai Narasumber/Pendamping untuk membantu dan memberikan penjelasan secara rinci dan tepat sasaran bagi Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII dalam menyusun borang Akreditasi PT 3.0 sebelum di unggah ke Portal SAPTO. Berlangsung selama 6 hari sejak tanggal 22 s.d. 27 Agustus 2021 dan diikuti oleh 20 orang Peserta yang merupakan perwakilan Perguruan Tinggi Akademik maupun Vokasi kegiatan tersebut memfokuskan pembahasan dalam setiap kategori penilaian yang ada di Dokumen LED dan LKPT.

Seperti diketahui, sejak 1 April 2019 Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) memberlakukan instrumen baru dalam Akreditasi Perguruan Tinggi, yaitu IAPT (Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi) 3.0 yang menggunakan 9 kriteria yang berbasis outcome. Sebelumnya instrumen Akreditasi menggunakan 7 standar berbasis input dan proses. Dalam pelaksanaannya tentu aturan ini akan memberikan banyak tantangan baru bagi Perguruan Tinggi, karena ini merupakan proses akreditasi pertama yang menggunakan IAPT 3.0.

Selama kegiatan tersebut berlangsung, dokumen borang LED dan LKPT masing-masing perguruan tinggi yang menjadi Peserta dibahas dan dikaji secara mendalam oleh para Narasumber dengan dibantu oleh Fasilitator yang merupakan Staf LLDIKTI Wilayah XIII. Dr. drh. Rinidar, M.Kes. dan Dr. Syifaul Huzni, S.T., M.Sc. menekankan pembahasan secara detail tersebut dimaksudkan agar Perguruan Tinggi dapat mengetahui secara pasti kekurangan-kekurangan yang ada dalam masing-masing penyampaian Borang LED dan LKPT tersebut sehingga dapat memberikan perbaikan-perbaikan yang tepat sasaran serta dapat meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi secara nyata untuk waktu yang akan datang.

Diakhir rangkaian aktivitas tersebut Dr. Muhammad Ilham Maulana, S.T., M.T. selaku Sekretaris LLDIKTI Wilayah XIII menutup kegiatan dengan menyampaikan poin-poin penting terkait kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi dalam penyusunan Dokumen Borang Akreditasi IAPT 3.0. Banyak kritikan dan saran yang membangun telah disampaikan oleh Narasumber/Pendamping sehingga kita semua berharap Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII dapat meningkatkan kualitas dan mampu bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya di tingkat Nasional, pungkasnya. (Agung A)

Leave a Reply